Serambi Cinta

Kata orang ini seperti ayat-ayat Kitab dan saya membantahnya. Ini bukan ayat walau dibuat atau disusun seperti struktur penulisan kitab (?). Ini sepenuhnya ekspresi cinta yang bisa jadi tertuju pada orang yang kita cintai, dan bisa juga kepada daerah dan negeri, cinta pada sesama, kepada alam atau lingkungan dan sudah barangtentu juga ekspresi cinta kepada sang maha kasih, Tuhan. Bagi yang tertarik untuk dijadikan status facebook, twitter, sms, isi kartu ucapan, kata puisi, mungkin bisa berguna.

Jika cinta boleh kita sebut sebagai ekspresi pikiran dan perasaan yang melahirkan keindahan, kesenangan, dan kebahagiaan maka cinta adalah juga inspirasi dan apresiasi yang berujung pada sebuah perlakukan yang bisa bersifat suci dan sakral.

Karena itu cinta memang tidak bisa diklaim hanya sebatas wilayah kesepasangan insan. Cinta melampaui batas-batas kemanusiaan hingga menembus ruang tak terlihat. Umumnya kita mengenal cinta terhadap pasangan, cinta pada negeri atau tanah air, cinta terhadap sesama, cinta terhadap alam semesta, dan cinta tertinggi dan utama adalah cinta terhadap sang pencipta. Harus diingat, cinta terhadap sang pencipta kadang terikat syarat cinta terhadap lainnya. Hanya diingatkan agar cinta kepada selain-Nya tidak sampai menegasikan cinta-Nya.

Cinta yang ideal tentu saja totalitas dari kedirian kita. Hanya saja ungkapan menjadi pilihan umum yang kerap digunakan untuk menunjukkan perasaan cinta. Karena itu tidak berlebihan jika ada yang mengatakan “kata adalah mantra” karena kata-kata yang tersusun menjadi satu kalimat (pendek atau panjang) ia bisa menumbuhkan perasaan senang dan suka dari yang mendengar atau membacanya.

Kata amour-amore, honey, sayang, atau kalimat aku cinta kamu, ya humairah adalah beberapa kata dan kalimat yang bila disampaikan bisa menggetarkan bagi yang mendengarnya, dan tidak tertutup kemungkinan yang mendengarnya memberi reaksi cinta pula.

Berikut kata dan kalimat yang bisa disebut bermuatan “Mantra Cinta.” Jika boleh memakai kalimat iklan “dari sepuluh pembaca sembilan mengatakan suka” pada mantra cinta yang berasal dari Serambi Cinta, Aceh ini.

Mantra Cinta ini tidak secara khusus dibuat dalam satu malam, satu hari, atau berhari-hari. Mantra Cinta ini lahir dari sebuah perjalanan waktu yang kemudian ditulis agar bisa pula dinikmati oleh semua. Harap dicatat, ini bukan surat atau ayat baru apalagi agama baru. Ini semata sebuah ekspresi cinta yang bisa tertuju pada seseorang, sesama, negeri, dunia, dan sudah barang tentu juga ada yang ditujukan pada sesuatu yang terkait dengan spiritual.

Sebagai sebuah ekspresi dari manusia yang tiada luput dari salah maka bisa jadi ada ungkapan yang “bertentangan” atau keluar dari “pemahaman” dan sungguh tidak dimaksudkan untuk membangun kontroversi karena apa yang ada sepenuhnya ekspresi diri dan karenanya yang dianggap “salah” jangan digunakan.

Berikut beberapa contoh dari Ayat-Ayat Cinta Serambi Cinta:

Takdirmu adalah perasaanku, kehendakmu adalah pikiranku, ridhamu adalah tindakanku. Tanpamu aku tiada

Tak sabar menunggu malam karena saat itu lah kau datang menyapa dan memberi kekuatan, juga senyum penjemput mimpi

Lewat bulan kita saling menatap sambil meraba gemuruh di hati

Bertemu denganmu adalah kerinduan yang terus ku syairkan, hingga aku dan dirimu saling berkata “kita telah berjumpa”

Andai ku tak bisa mencintaimu di alam nyata ku kan mencintaimu di alam maya bahkan ku akan menunggumu di semua alam yang ada. Andai ku bisa mencintaimu di alam ini ku kan terus mencintaimu di segenap alam yang ada, tanpa berhenti sedetik jua.

Di belai angin malam. Dalam diam ku ukir kerinduan sambil mendaki kegelapan

Di tikar awan putih ini, kembali ku baca Hikayat Cinta teruntuk hati-hati yang galau. “Bek putoh asa hai bungong panjo u loen disino gaseh keu gata…” (Jangan putus asa wahai kekasih daku mencintaimu)

Di samudera ini mana lah mungkin aku berlayar sendiri. Aku akan karam tanpa kemudi, dan tak tiba di tujuan tanpa layar. Jaka pun ada sejuta bintang, hanya satu yang ku jadikan pegangan. Dirimu

Selebihnya, dalam serambi cinta ini juga dilengkapi dengan puisi-puisi, cerpen dan juga humor  yang memancar dari hatinya risman a rachman atau yang juga dikenal dengan nama rismanaceh.

Selamat Menikmati.

Saleum peACEHeart,

Risman A Rachman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: