KI-Visi dan Misi

Visi

Menjadi lembaga pengkajian, pendidikan, pelatihan, dan pendampingan yang berkomitmen paripurna terhadap perubahan yang berkontribusi bagi pemajuan Aceh yang mensejahterakan masyarakat secara adil dan demokratis guna memastikan keberlanjutan damai di Aceh.

Misi

  • Melakukan kajian strategis keacehan yang memiliki daya dorong advokasi kebijakan
  • Melakukan pendidikan alternatif yang membuka wacana dan membangun kepribadian apresiatif
  • Melakukan pelatihan yang membangun kemampuan dan ketrampilan
  • Melakukan pendampingan yang membangkitkan kerjasama, inisiatif, kreativitas dan inovasi

Logo


LOGO KATA Institute terdiri dari simbol dan called name typeface, sebagai corporate signature. Sedangkan sebagai corporate name adalah Yayasan Kata Institut.

Simbol utama dari logo KATA Institute adalah huruf “K”,  lingkaran kuning yang melingkari warna biru,  yang keduanya di ukir di atas batu dalam bentuk koin. Di belakang huruf “K” tertulis KATA Institute.

“K” adalah singkatan dari KATA. KATA mempunyai dua makna. Pertama, KATA sebagai “kata” itu sendiri. Kedua, KATA sebagai singkatan dari Komunitas Apresiatif untuk Transformasi Aceh.

KATA dalam artian “kata” ingin menegaskan tentang Kerangka pikir yang dibangun di atas Kesadaran akan Keadaan dan Kenyataan Kehidupan masyarakat dan Aceh. Kerangka pikir inilah yang mendorong kelahiran dan kehadiran sekaligus landasan untuk menjaga Komitmen Kerja KATA Institute secara kontinyu (ber-kelanjutan).

KATA sebagai singkatan dari Komunitas Apresiatif untuk Transformasi Aceh menegaskan bahwa komitmen perubahan Aceh membutuhkan Katalisator yang mengerakkan perubahan dengan pendekatan apresiatif.

Huruf “K” yang berasal dari Kata ingin menegaskan pentingnya menemukan atau memiliki “kunci” dalam melakukan perubahan. Kunci itu bisa berupa “kata kunci” maupun “tokoh kunci.” Huruf “K” juga menegaskan pondasi bahwa KATA Institute bertumpu pada sebuah tiang “ke atas (naik-spiritual)” untuk menjadi lebih baik bersama-sama namun tetap “ke bawah (turun-membumi)” lewat kerendahan hati yang membuat setiap orang dapat selalu belajar dan belajar.

Lingkaran berwarna kuning yang melingkari warna biru melambangkan  bahwa  ketentraman, ketenangan atau kedamaian (warna biru) tidak bisa hadir sendiri tanpa kerja keras, kerjasama, optimis, tolong-menolong, kasih sayang dan cinta serta pikiran yang tercerahkan(warna kuning). Bentuk lingkaran sekaligus menunjukkan bahwa prasyarat persamaan, kesederajatan, non-diskriminasi, keadilan untuk semua, kesejahteraan bersama jika ingin mencapai ketentraman, ketenangan, dan kedamaian hidup.

KATA Institute adalah called name typeface. Keberadaannya di belakang huruf K melambangkan bahwa semua makna simbolis di atas merupakan gambaran dari visi, misi, dan jatidiri dari KATA Institute.

Batu dalam bentuk Koin menegaskan bahwa sekuat apapun tantangan, hadangan dan rintangan yang namanya perubahan bisa tetap dilakukan. Pahatan perubahan akan membekas di kehidupan jika dilakukan dengan kesadaran di atas. Dan, koin menegaskan bahwa selalu ada alternatif atau sisi lain yang bisa dilihat, dicermati, diambil jika sisi yang satu mengalami hambatan.

KATA | Komentar dan Ulasan

Risman A Rachman: Kita bisa mengubah dunia dengan mengubah kata. Apa yang dialami oleh Aceh dengan segenap dinamika perubahan yang pernah dialaminya adalah hasil dari perubahan kata. Akankan dua kata (peace dan heart) yang telah membuat Aceh damai akan kembali mengubah arah jalan sejarah Aceh jika kedua kata itu digabungkan, peACEHeart? KATA Institute akan melakukan “sumbangan” kecil untuk memastikan Peta Jalan Pulang Aceh menuju negeri bermartabat, adil, sejahtera, demokratis dan damai bisa terwujud. Selengkapnya, klik di sini

Mariska Lubis: “Tidak heran bila ada ungkapan “kata bisa mengubah dunia”. Itu memang benar adanya. Bayangkan saja bila ada seseorang berucap, “Saya cinta padamu”, bukankah dunia kita menjadi berubah?! Bukan hanya jangka pendek, tetapi sangat panjang. Pikirkan hanya dari tiga kata saja, berapa banyak generasi penerus bangsa ini terlahir. Apakah mereka tidak berhak untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dengan menjadikan kembali “kata” benar-benar memiliki arti dan makna?!” Selengkapnya, klik di sini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: